Bantul — Jasa Raharja melalui petugas Samsat BPD Piyungan melaksanakan tindak lanjut data GASPOLL melalui SIGAP Instansi/Prioritas di PT Narine Indonesia Corpora, Jalan Imogiri Barat Km 14, Denokan, Trimulyo, Jetis, Bantul, pada Senin, 12 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengonfirmasi status kendaraan yang tercatat dalam data tindak lanjut sebagai bagian dari upaya mendukung tertib administrasi kendaraan. Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja berupaya memastikan kesesuaian data dengan kondisi sebenarnya agar tindak lanjut dapat dilakukan secara tepat.
Dalam kegiatan tersebut, petugas Jasa Raharja, Tunjung K. Wicaksono, PA Samsat BPD Piyungan, melakukan konfirmasi terhadap dua kendaraan yang tercatat dalam data GASPOLL. Berdasarkan hasil konfirmasi dengan pihak perusahaan, kedua kendaraan tersebut diketahui sudah dijual. Informasi ini menjadi dasar untuk memperjelas status kendaraan dan menentukan tindak lanjut administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Tindak lanjut melalui SIGAP Instansi/Prioritas merupakan bagian dari upaya Jasa Raharja dalam memperbarui informasi kendaraan melalui koordinasi langsung dengan perusahaan. Kejelasan status kendaraan diperlukan agar data yang tercatat dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Dengan demikian, proses tindak lanjut administrasi dapat dilakukan berdasarkan informasi yang lebih akurat.
Tunjung K. Wicaksono menyampaikan bahwa konfirmasi langsung kepada perusahaan menjadi langkah penting untuk memastikan status kendaraan yang tercatat dalam data GASPOLL. “Dari hasil konfirmasi yang kami lakukan, kedua kendaraan tersebut diketahui sudah dijual, sehingga informasi ini menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut selanjutnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa hasil konfirmasi tersebut perlu menjadi perhatian dalam proses pembaruan dan penyesuaian data kendaraan. Menurutnya, komunikasi dengan pihak perusahaan diperlukan agar status kendaraan dapat dipastikan sesuai kondisi sebenarnya. “Kami melakukan konfirmasi ini untuk memperoleh kejelasan status kendaraan, sehingga data yang ada dapat menjadi acuan dalam menentukan langkah administrasi berikutnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Tunjung berharap koordinasi melalui SIGAP Instansi/Prioritas dapat terus berjalan dengan baik untuk mendukung ketertiban administrasi kendaraan. Hasil konfirmasi diharapkan membantu memastikan setiap data kendaraan dapat ditindaklanjuti sesuai informasi yang diperoleh di lapangan. “Kami berharap koordinasi dengan pihak terkait dapat terus terjalin agar tindak lanjut data kendaraan dapat dilakukan secara tepat sesuai hasil konfirmasi dan ketentuan yang berlaku,” tutupnya.
