TNI Perbaiki Jembatan Putus di Tapanuli Tengah: 100 Personel Diterjunkan

TNI Perbaiki Jembatan Putus di Tapanuli Tengah: 100 Personel Diterjunkan

Tapanuli Tengah – Sebanyak 100 personel TNI dari Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 908/Gaja Dompak (Yonif TP 908/GD) dikerahkan untuk memperbaiki jembatan vital yang menghubungkan Kelurahan Hutanabolon dengan Desa Sigiring-giring, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah. Langkah cepat ini diambil guna membuka kembali akses masyarakat yang sempat terisolasi total akibat terjangan banjir bandang susulan yang menghancurkan infrastruktur jembatan tersebut pada pertengahan Februari 2026.

Pembangunan kembali jembatan ini menjadi prioritas utama karena merupakan urat nadi transportasi bagi warga Desa Sigiring-giring. Personel TNI di lapangan fokus pada pengumpulan material batu kali dan perakitan jembatan Aramco agar konstruksi lebih kokoh terhadap arus sungai. Letda Riswan Sinaga, Perwira Yonif TP 908/GD, menegaskan bahwa percepatan pembangunan ini sangat krusial mengingat risiko tinggi yang dihadapi warga saat harus menyeberangi Sungai Tukka secara manual, terutama ketika curah hujan tinggi yang dapat memicu banjir kiriman.

Aksi gotong royong antara personel TNI dan masyarakat setempat ini diharapkan dapat segera memulihkan distribusi logistik dan mobilitas harian warga yang terhambat sejak November 2025. Dengan penggunaan teknologi jembatan Aramco dan pengerahan personel dalam jumlah besar, Yonif TP 908/GD berkomitmen memastikan konektivitas antardesa di Tapanuli Tengah kembali normal, aman, dan tidak lagi terancam isolasi saat cuaca ekstrem melanda. Dikutip dari Antaranews.com