Tim Pembina Samsat Sukoharjo Lakukan Survei dan Monitoring BUMDes Mata Bangsa sebagai Calon Mitra Samsat Budiman

Tim Pembina Samsat Sukoharjo Lakukan Survei dan Monitoring BUMDes Mata Bangsa sebagai Calon Mitra Samsat Budiman

Sukoharjo – Dalam rangka memperluas jangkauan layanan kesamsatan sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), Revenue Commander (RC) Jasa Raharja Sukoharjo, Maria Tuty S, bersama Kepala UPPD Samsat Sukoharjo, Saryningsih W, serta Tim Pembina Samsat Sukoharjo melaksanakan kegiatan survei dan monitoring ke BUMDes Mata Bangsa, Desa Transan, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, pada Rabu (4/6/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menilai kesiapan BUMDes sebagai calon mitra layanan Samsat Budiman sekaligus mendukung pemerataan akses pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Gatak.

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari rencana kerja sama antara Tim Pembina Samsat Sukoharjo dengan BUMDes Mata Bangsa dalam menghadirkan layanan Samsat Budiman di Desa Transan. Kehadiran layanan ini dinilai strategis mengingat Kecamatan Gatak hingga saat ini belum memiliki titik layanan Samsat Budiman yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan pembayaran PKB dan SWDKLLJ secara lebih mudah, cepat, dan dekat dengan tempat tinggal mereka.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan sarana dan prasarana pendukung layanan, termasuk fasilitas pelayanan, jaringan internet, perangkat operasional, serta kesiapan sumber daya manusia yang akan bertugas sebagai operator layanan. Selain itu, dilakukan pula evaluasi terhadap potensi wilayah dan jumlah kendaraan bermotor yang berpotensi menjadi pengguna layanan Samsat Budiman di Kecamatan Gatak dan sekitarnya.

Tim Pembina Samsat juga mengadakan diskusi bersama pengurus BUMDes Mata Bangsa terkait mekanisme operasional layanan, sistem transaksi pembayaran, tata kelola administrasi, hingga peluang pengembangan usaha desa yang dapat diperoleh melalui kerja sama tersebut. Dalam kesempatan itu, disampaikan bahwa keberadaan Samsat Budiman tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat, tetapi juga dapat menjadi salah satu sumber pendapatan tambahan bagi BUMDes melalui layanan publik yang dibutuhkan masyarakat secara berkelanjutan.

RC Jasa Raharja Sukoharjo, Maria Tuty S, menyampaikan bahwa perluasan jaringan Samsat Budiman merupakan bagian dari strategi Tim Pembina Samsat dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan tingkat kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Menurutnya, kemudahan akses layanan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong masyarakat untuk memenuhi kewajiban administrasi kendaraan secara tepat waktu.

Sementara itu, Kepala UPPD Samsat Sukoharjo, Saryningsih W, mengapresiasi komitmen BUMDes Mata Bangsa yang menunjukkan kesiapan untuk mendukung program Samsat Budiman. Ia berharap kehadiran layanan tersebut nantinya dapat menjadi solusi pelayanan yang efektif bagi masyarakat Kecamatan Gatak sekaligus memperkuat peran BUMDes sebagai mitra pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang mudah dijangkau.

Melalui kegiatan survei dan monitoring ini, Tim Pembina Samsat Sukoharjo optimistis BUMDes Mata Bangsa dapat segera bergabung dan beroperasi sebagai mitra resmi Samsat Budiman. Kehadiran layanan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, memperluas akses pelayanan kesamsatan hingga tingkat desa, serta mendukung optimalisasi penerimaan daerah yang akan digunakan untuk pembangunan dan pelayanan masyarakat di Kabupaten Sukoharjo.