Nusa Dua, Bali – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC berhasil memproduksi 331 ribu meter kubik air bersih dari pengolahan air laut selama tiga bulan terakhir di Nusa Dua, Bali. Melalui teknologi Sea Water Reverse Osmosis, ITDC mampu mengubah air laut menjadi air layak konsumsi dengan memisahkan kandungan garam melalui tekanan osmotik. Saat beroperasi penuh, fasilitas ini diproyeksikan mampu menghasilkan hingga 1,31 juta meter kubik air bersih per tahun.
Implementasi teknologi ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan lingkungan dengan mengurangi ketergantungan pada air tanah dan sumber air tawar di area pesisir. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi pembangunan pariwisata hijau untuk mengatasi tantangan kelangkaan air akibat perubahan iklim. ITDC mencatat sejarah sebagai perusahaan pertama di Indonesia yang mendapatkan izin resmi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mengolah air laut secara mandiri.
Keberadaan fasilitas ini memastikan pasokan air bersih yang stabil bagi kawasan The Nusa Dua yang memiliki luas 350 hektare. Pasokan tersebut sangat vital untuk mendukung operasional 22 hotel bintang lima dan vila mewah dengan total lebih dari lima ribu kamar. Dengan teknologi modern ini, ITDC berkomitmen menjaga keberlanjutan operasional pariwisata premium di Bali sekaligus menjaga kelestarian ekosistem lingkungan sekitar. Dikutip dari Antaranews.com
