BENGKULU — PT. Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu turut mengikuti kegiatan sosialisasi aturan dan budaya tertib berlalu lintas dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang dilaksanakan di SMPN 4 Kota Bengkulu, Senin (21/9/2026).
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Dirlantas Polda Bengkulu Kombes Pol. Mochammad Hasan, S.I.K., M.H., yang menjadi narasumber utama dalam menyampaikan materi mengenai aturan dan tata tertib berlalu lintas. Turut hadir Kepala Kantor PT. Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu, Ibu Cynthia Eveline Jonathans, S.S., M.M., bersama jajaran terkait.
Kegiatan tersebut diikuti oleh para guru dan siswa SMPN 4 Kota Bengkulu sebagai audiens. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman serta kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menaati aturan lalu lintas dan membangun budaya keselamatan sejak usia sekolah.
Dalam penyampaiannya, Dirlantas Polda Bengkulu memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya memahami dan mematuhi aturan lalu lintas dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi tersebut diarahkan agar siswa tidak hanya mengetahui aturan, tetapi juga mampu menerapkannya ketika beraktivitas di jalan, baik sebagai pejalan kaki, penumpang kendaraan maupun pengguna kendaraan ketika telah memenuhi persyaratan.
Kepala Kantor PT. Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu, Ibu Cynthia Eveline Jonathans, S.S., M.M., turut memberikan penguatan mengenai pentingnya membangun kesadaran keselamatan lalu lintas sejak usia dini.
Menurutnya, lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk kebiasaan dan karakter generasi muda, termasuk dalam membangun perilaku yang aman dan bertanggung jawab saat berada di jalan raya.
“Keselamatan berlalu lintas perlu dibangun sejak dini melalui kebiasaan sederhana, seperti menggunakan perlengkapan keselamatan, memahami rambu lalu lintas, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara maupun menyeberang jalan, serta selalu memperhatikan kondisi sekitar,” ujar Ibu Cynthia.
Selain memberikan edukasi mengenai keselamatan lalu lintas, Jasa Raharja juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan JASFRen, aplikasi layanan digital Jasa Raharja yang dapat memberikan kemudahan akses informasi dan layanan kepada masyarakat.
Dalam sosialisasi tersebut, para siswa dan guru diperkenalkan dengan berbagai fitur JASFREN yang dapat dimanfaatkan masyarakat, antara lain untuk mengecek informasi santunan kecelakaan, mendaftarkan kendaraan, mengecek pajak kendaraan, menggunakan fitur “Jalanku”, serta melaporkan kecelakaan melalui fitur “Lapor Laka”.
Pengenalan JASFRen di lingkungan sekolah diharapkan dapat memperluas literasi digital sekaligus mendekatkan layanan Jasa Raharja kepada generasi muda. Dengan memanfaatkan teknologi, masyarakat dapat memperoleh informasi dan mengakses berbagai layanan secara lebih mudah.
Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif. Para siswa mendapatkan kesempatan untuk menyimak materi, memahami berbagai contoh perilaku berlalu lintas yang aman, serta berinteraksi langsung dengan narasumber mengenai persoalan keselamatan yang mereka temui dalam aktivitas sehari-hari.
Melalui kegiatan dalam rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 ini, Jasa Raharja terus mendukung upaya kepolisian dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas di tengah masyarakat, khususnya generasi muda.
Edukasi yang dilakukan sejak lingkungan sekolah diharapkan dapat membentuk kesadaran bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya untuk menghindari pelanggaran, tetapi juga merupakan bagian dari upaya melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Jasa Raharja berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam kegiatan edukasi keselamatan lalu lintas, meningkatkan literasi masyarakat, serta menghadirkan layanan yang mudah diakses. Melalui kolaborasi bersama kepolisian, sekolah, dan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan tercipta generasi muda yang semakin sadar akan pentingnya keselamatan dan mampu menjadi bagian dari terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di Bengkulu.
