Pertamina Tambah Pasokan BBM di Sulawesi, Pastikan Kebutuhan Masyarakat Terpenuhi

Pertamina Tambah Pasokan BBM di Sulawesi, Pastikan Kebutuhan Masyarakat Terpenuhi

Makassar, Sulsel – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan BBM dan LPG 3 kg untuk memenuhi peningkatan kebutuhan energi masyarakat di wilayah Sulawesi. Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Deny Sukendar mengatakan kebutuhan solar meningkat sekitar 10-15 persen sejak Juni hingga Agustus 2026, seiring meningkatnya aktivitas logistik, pelebaran disparitas harga, serta indikasi aktivitas pelangsiran. Kenaikan harga BBM nonsubsidi pada 1 September 2026 turut memperlebar disparitas dan berdampak pada peningkatan permintaan solar di sejumlah SPBU. Dalam dua hingga tiga hari terakhir, antrean juga terlihat pada penyaluran BBM jenis Pertalite.

Untuk menjaga ketersediaan energi, Pertamina menambah alokasi BBM sekitar 10-15 persen dari rata-rata penyaluran harian di wilayah yang mengalami peningkatan kebutuhan. Selain itu, penguatan penyaluran LPG 3 kg dilakukan hingga 130 persen. Pertamina juga menerapkan sistem marshalling di SPBU yang mengalami antrean padat dengan mengarahkan kendaraan ke SPBU lain yang memiliki kondisi antrean lebih landai. Sebagai upaya meningkatkan pelayanan, sebanyak 16 SPBU di Kota Makassar akan ditambah jam operasionalnya menjadi 24 jam. Dengan 11 SPBU yang sebelumnya telah beroperasi 24 jam, nantinya terdapat 25 SPBU di Kota Makassar yang melayani masyarakat sepanjang hari.

Deny menegaskan langkah penambahan pasokan BBM Pertamina di Sulawesi dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi sekaligus merespons perubahan pola kebutuhan energi masyarakat. Penyesuaian distribusi dilakukan berdasarkan kondisi aktual di lapangan, mulai dari penambahan alokasi BBM, pengaturan antrean melalui marshalling, penguatan pasokan LPG 3 kg, hingga perluasan jam operasional SPBU. Pertamina memastikan stok BBM dan LPG tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi energi di tengah meningkatnya permintaan di sejumlah wilayah Sulawesi. Dikutip dari Antaranews.com