Pertamina Hulu Indonesia Berhasil Melampaui Target Produksi Migas Tahun 2026

Pertamina Hulu Indonesia Berhasil Melampaui Target Produksi Migas Tahun 2026

Penajam Paser Utara – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatat kinerja produksi minyak dan gas (migas) di atas target sepanjang semester I 2026. Direktur Utama PHI Muharram Jaya Pangurinseng mengatakan capaian tersebut menjadi bukti komitmen perusahaan dalam mendukung ketersediaan serta ketahanan energi nasional. Selama enam bulan pertama tahun ini, PHI membukukan produksi minyak sebesar 59,3 ribu barel per hari (MBOPD) atau 116,1 persen dari target, serta produksi gas mencapai 621 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) atau 105,4 persen dari target yang telah ditetapkan.

Keberhasilan tersebut didukung oleh berbagai proyek strategis yang dijalankan anak perusahaan PHI di wilayah Kalimantan. PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) berhasil meningkatkan produksi sumur hingga 150 persen melalui inovasi Through Tubing Electric Submersible Pump (TTESP). Selain itu, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menuntaskan proyek Lapangan Manpatu, mengoperasikan platform keempat proyek Sisi Nubi AOI, serta mencatat keberhasilan pengeboran sumur pengembangan NKL-1183 di PEP Sangasanga Field. PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) juga mencatat hasil positif melalui dua sumur di Lapangan Sejadi sebagai bagian dari upaya meningkatkan recovery rate lapangan migas yang telah berproduksi puluhan tahun.

Selain mencatat kinerja produksi yang melampaui target, PHI juga menjaga standar keselamatan kerja dengan membukukan 73,1 juta jam kerja selamat, nihil Number of Accident (NoA), dan Total Recordable Incident Rate (TRIR) sebesar 0,03. Bersama SKK Migas, PHI turut menjalankan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, pembangunan infrastruktur, hingga tanggap bencana sebagai bentuk kontribusi perusahaan bagi masyarakat di wilayah operasionalnya. Dikutip dari Antaranews.com