Penjualan Album REVERXE EXO Anjlok di Korea, Efek CBX Absen?

Penjualan Album REVERXE EXO Anjlok di Korea, Efek CBX Absen?

Seoul – EXO resmi merilis album studio kedelapan bertajuk REVERXE dengan lagu utama Crown pada 19 Januari 2026. Meski sukses besar di kancah internasional dengan memuncaki chart iTunes di 35 negara serta mendominasi pasar digital di China dan Jepang, performa album ini justru lesu di pasar domestik. Hanteo mencatat penjualan hari pertama di Korea Selatan hanya mencapai 265.934 kopi, yang menjadi salah satu angka terendah dalam sejarah karier grup tersebut.

Penurunan ini terasa sangat kontras jika dibandingkan dengan album EXIST yang dirilis pada tahun 2023, di mana album tersebut mampu menembus angka penjualan 1 juta kopi di hari pertama. Perbedaan angka yang sangat jauh tersebut memicu diskusi hangat di kalangan netizen dan penggemar musik K-Pop. Banyak pihak mulai mempertanyakan faktor utama yang menyebabkan hilangnya minat beli fisik yang cukup drastis di kandang sendiri.

Sejumlah penggemar berpendapat bahwa absennya CBX, terutama Baekhyun, menjadi penyebab utama merosotnya angka penjualan tersebut. Di media sosial, netizen menyoroti peran besar Baekhyun sebagai penggerak utama penjualan album fisik EXO selama ini. Kritik juga mengalir kepada SM Entertainment, di mana beberapa pihak menilai hasil ini menjadi bukti bahwa ketergantungan grup terhadap member tertentu sangat tinggi di tengah konflik internal yang sempat terjadi. Dikutip dari Okezone.com