Kalimantan Tengah – PT Jasa Raharja Wilayah Kalimantan Tengah menghadiri rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kota Palangka Raya yang digelar di Aula Satlantas Polresta Palangka Raya, Rabu (30/9). Pertemuan yang dipimpin Kasatlantas Polresta Palangka Raya, Kompol Hemanto, S.H., tersebut membahas pembaruan Surat Keputusan (SK) FLLAJ, penataan kembali Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL), serta identifikasi lima ruas jalan yang menjadi perhatian karena memiliki potensi rawan kecelakaan.
Dalam forum tersebut, lima instansi yang tergabung dalam pilar keselamatan lalu lintas turut membahas langkah penanganan secara terpadu, menyusul adanya informasi peningkatan angka kecelakaan lalu lintas dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama karena penanganan kecelakaan tidak cukup dilakukan setelah kejadian, tetapi perlu diarahkan pada langkah preventif berbasis data, termasuk identifikasi karakteristik ruas jalan, kondisi infrastruktur, perilaku pengguna jalan, serta faktor lingkungan yang berpotensi memicu kecelakaan.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Kalimantan Tengah, Alfin Syahrin, menyampaikan bahwa penguatan FLLAJ menjadi bagian penting dalam membangun sistem keselamatan lalu lintas yang lebih terintegrasi. “Peningkatan kecelakaan harus menjadi perhatian bersama dan direspons dengan langkah yang konkret. Jasa Raharja siap mendukung melalui data kecelakaan dan pemetaan risiko, sehingga penanganan lima ruas yang menjadi perhatian dapat dilakukan berdasarkan prioritas dan karakteristik risikonya,” ujarnya. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi perlu diarahkan pada langkah yang terukur, mulai dari rekayasa lalu lintas, perbaikan sarana dan prasarana, penguatan rambu serta marka, hingga edukasi kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Alfin menegaskan bahwa pembaruan SK FLLAJ dan KTL harus menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan memastikan setiap instansi memiliki peran yang jelas dalam upaya menekan angka kecelakaan. “Target kita bukan hanya menurunkan jumlah kecelakaan, tetapi juga menekan fatalitas dan menciptakan lingkungan lalu lintas yang semakin aman bagi seluruh pengguna jalan,” tambahnya. Melalui sinergi lima pilar keselamatan, Jasa Raharja berkomitmen terus mendukung upaya mewujudkan lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan berkeselamatan di Kota Palangka Raya.
