IHSG Melemah 2,62 Persen, Indeks Saham Turun ke Level 4.963

IHSG Melemah 2,62 Persen, Indeks Saham Turun ke Level 4.963

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tajam sebesar 2,62 persen pada perdagangan sesi pertama Selasa, 3 November 2026. IHSG ditutup sementara di level 4.963,06 atau terkoreksi 133,76 poin dibandingkan penutupan sebelumnya. Padahal, indeks sempat dibuka menguat 29,7 poin ke level 5.126,52. Namun, tekanan jual membuat IHSG berbalik arah hingga menyentuh level terendah 4.950,55. Pelemahan ini menunjukkan tekanan yang cukup kuat terhadap pasar saham Indonesia di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar global.

Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas menilai koreksi IHSG sejalan dengan pelemahan bursa saham Asia yang dipengaruhi tekanan dari Wall Street, khususnya pada saham sektor teknologi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Investor juga cenderung berhati-hati menjelang pemilihan paruh waktu Amerika Serikat (AS). Di sisi lain, perkembangan diplomatik AS dan Iran memberikan sentimen positif terhadap pasar energi. Harga minyak mentah dan Brent tercatat turun sekitar 7 persen, masing-masing diperdagangkan di kisaran USD96 dan USD104 per barel. Meski demikian, penurunan harga minyak tersebut belum mampu mengangkat sentimen pasar secara keseluruhan.

Selain faktor eksternal, tekanan terhadap IHSG juga dipengaruhi perkembangan ekonomi domestik. Pilarmas mencatat inflasi pangan Oktober 2026 meningkat menjadi 5,81 persen dari sebelumnya 5,03 persen, seiring gangguan pasokan akibat anomali iklim El Nino. Sementara itu, inflasi inti turun menjadi 2,56 persen secara tahunan (year-on-year) dari 2,84 persen pada bulan sebelumnya. Kondisi ini dinilai mencerminkan potensi melemahnya daya beli masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah yang mulai mengurangi konsumsi barang sekunder dan tersier. Pada perdagangan sesi I, saham TMPO, MKNT, KICI, AIMS, dan BLTZ masuk jajaran top gainers, sedangkan TAMA, PPRO, TRUE, SINI, dan OKAS menjadi saham dengan penurunan terbesar. Dikutip dari rri.co.id