LUMAJANG – Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Selasa siang pukul 13.04 WIB. Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, melaporkan bahwa tinggi kolom letusan teramati mencapai 900 meter di atas puncak, atau sekitar 4.576 meter di atas permukaan laut (mdpl). Kolom abu vulkanik berintensitas tebal tersebut berwarna putih hingga kelabu dan bergerak mengarah ke timur laut serta timur, dengan durasi gempa erupsi terekam selama 99 detik.
Erupsi siang ini menggenapi rentetan aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang tercatat sudah terjadi sebanyak lima kali sejak Selasa dini hari (pukul 00.16 WIB). Berdasarkan catatan seismograf, tinggi letusan yang terjadi sepanjang hari ini bervariasi mulai dari 500 meter hingga puncaknya mencapai 900 meter dengan amplitudo maksimum 21 mm. Saat ini, gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut masih bertahan pada Status Level III (Siaga).
Merespons kondisi tersebut, pihak PVMBG mengeluarkan rekomendasi ketat agar masyarakat mengosongkan radius 5 kilometer dari kawah aktif karena rawan bahaya lontaran batu pijar. Selain itu, warga dilarang beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer, serta diimbau waspada terhadap potensi perluasan awan panas, guguran lava, dan aliran lahar dingin di sepanjang sungai yang berhulu di puncak Semeru. Dikutip dari Antaranews.com
