Dirjen Hubdat Tinjau Standar Keselamatan Taksi Green SM, Tekankan Pentingnya Manajemen Risiko

Dirjen Hubdat Tinjau Standar Keselamatan Taksi Green SM, Tekankan Pentingnya Manajemen Risiko

Jakarta – Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat), Aan Suhanan, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pool taksi Green SM Bekasi pada Selasa malam (28/04/2026). Langkah tegas ini diambil untuk memastikan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMK PAU) berjalan sesuai aturan, menyusul dugaan keterlibatan salah satu armada perusahaan tersebut dalam kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur. Dalam sidak ini, tim Ditjen Hubdat melakukan pemeriksaan menyeluruh mulai dari kelengkapan administrasi, kondisi teknis armada, hingga prosedur inspeksi sebelum keberangkatan (pre-trip inspection) guna menjamin keamanan pengguna jasa.

Dirjen Hubdat menegaskan bahwa penyelenggaraan angkutan umum wajib memenuhi elemen keselamatan yang ketat, termasuk kompetensi dan kesehatan pengemudi. Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah catatan yang memerlukan pendalaman lebih lanjut, sehingga audit lanjutan akan segera dilaksanakan di pool pusat Green SM Kemayoran pada Rabu (29/04/2026). Untuk memastikan penyelidikan berlangsung transparan dan menyeluruh, Ditjen Hubdat juga berkoordinasi dengan pihak Kepolisian serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) guna menelusuri aspek teknis maupun operasional dari sisi kendaraan yang terlibat.

Sementara itu, Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan, Yusuf Nugroho, menjelaskan bahwa pengawasan ini merupakan implementasi dari PM Nomor 85 Tahun 2018. Berdasarkan aturan tersebut, Ditjen Hubdat memiliki wewenang untuk melakukan audit dan inspeksi mendalam, terutama pasca-insiden kecelakaan menonjol. Hasil audit ini nantinya akan menjadi dasar pemberian rekomendasi bagi perusahaan, yang dapat berupa perbaikan sistem manajemen keselamatan hingga sanksi administratif tegas seperti surat peringatan atau pencabutan izin operasional jika ditemukan pelanggaran berat. Dikutip dari RRI.co.id