Audiensi Tokoh Agama, Jasa Raharja NTB Perkuat Komunikasi dengan Masyarakat

Audiensi Tokoh Agama, Jasa Raharja NTB Perkuat Komunikasi dengan Masyarakat

Mataram – Dalam rangka memperkuat hubungan dan komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, Kepala Jasa Raharja NTB menerima kunjungan audiensi dari tokoh agama di wilayah Nusa Tenggara Barat. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang komunikasi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kepentingan dan keselamatan Masyarakat, pada hari Senin (21/09/2026).

Pada kesempatan tersebut, Jasa Raharja menyampaikan peran dan fungsi perusahaan dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Selain aspek pelayanan, Jasa Raharja juga terus mendorong upaya preventif melalui edukasi dan sosialisasi keselamatan sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Audiensi turut membahas pentingnya peran tokoh agama dalam menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat. Dengan kedekatan tokoh agama dengan berbagai lapisan masyarakat, penyampaian edukasi mengenai tertib berlalu lintas, kepedulian terhadap keselamatan, serta pentingnya saling menjaga di jalan diharapkan dapat diterima dan dipahami secara lebih luas.

Kepala Jasa Raharja NTB mengapresiasi kunjungan dan komunikasi yang terjalin tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan tokoh agama dapat menjadi salah satu bentuk sinergi dalam membangun kesadaran masyarakat, khususnya dalam menanamkan nilai kepedulian, tanggung jawab, dan kehati-hatian dalam beraktivitas di jalan raya.

Selain bertukar informasi, pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk mendengarkan aspirasi dan masukan dari tokoh agama terkait kondisi masyarakat di daerah. Berbagai masukan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan dalam memperkuat pelaksanaan program pelayanan dan kegiatan Jasa Raharja agar semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui audiensi ini, Jasa Raharja NTB berharap sinergi dan silaturahmi dengan tokoh agama dapat terus terjalin secara berkelanjutan. Kolaborasi lintas elemen masyarakat diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi keselamatan sekaligus mendorong terciptanya budaya tertib berlalu lintas dan kepedulian bersama untuk mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.