Percepat Pemerataan Pendidikan, Proyek Sekolah Rakyat II Serap Tenaga Kerja Masif

Percepat Pemerataan Pendidikan, Proyek Sekolah Rakyat II Serap Tenaga Kerja Masif

Jakarta — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melaporkan bahwa proyek pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II telah berhasil menyerap sebanyak 59.541 tenaga kerja hingga 7 Mei 2026. Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan memeratakan akses pendidikan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan investasi jangka panjang bagi sumber daya manusia (SDM) nasional. Penyerapan tenaga kerja yang masif ini mencakup berbagai lini, mulai dari pekerja lapangan dan tenaga teknis hingga operator alat berat di seluruh wilayah Indonesia.

Progres fisik pembangunan Sekolah Rakyat ini menunjukkan tren positif dengan capaian rata-rata 45,91 persen, meningkat signifikan dari posisi awal bulan yang berada di angka 40,27 persen. Untuk menjaga momentum percepatan, pemerintah menerapkan strategi kerja paralel, sistem lembur, serta peningkatan penggunaan teknologi konstruksi terkini. Selain mempercepat infrastruktur, aktivitas di lokasi proyek juga diklaim mampu mendorong perputaran ekonomi di sektor pendukung lainnya melalui penggunaan material konstruksi lokal yang intensif.

Kementerian PU menargetkan seluruh rangkaian pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II dapat rampung sepenuhnya pada 20 Juni 2026. Dengan target penyelesaian yang tinggal menghitung minggu, penambahan jumlah personel terus dilakukan guna memastikan fasilitas pendidikan tersebut terbangun dengan cepat dan berkualitas. Melalui proyek strategis ini, pemerintah berharap dapat memperkuat fundamental ekonomi masyarakat sekaligus menyediakan sarana belajar yang layak bagi generasi masa depan Indonesia. Dikutip dari RRI.co.id