Upaya Kementan Turunkan Harga Cabai: Stok Melimpah Segera Masuk ke Pasar Induk

Upaya Kementan Turunkan Harga Cabai: Stok Melimpah Segera Masuk ke Pasar Induk

Jakarta – Kementerian Pertanian meluncurkan Gerakan Aksi Guyur Pasokan Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati sebagai langkah intervensi untuk menekan lonjakan harga cabai rawit merah. Peningkatan harga saat ini dipicu oleh tingginya permintaan menjelang momentum konsumsi tinggi serta adanya jeda panen di beberapa wilayah akibat faktor cuaca. Pemerintah memastikan bahwa secara nasional stok cabai sebenarnya dalam kondisi aman dan aksi penambahan pasokan ini akan dilakukan selama 30 hari ke depan hingga harga kembali stabil di batas kewajaran.

Dalam pelaksanaannya, kementerian bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional, Bareskrim, dan asosiasi petani untuk mengawal distribusi dari sentra produksi di berbagai daerah seperti Jawa, Sumatera, hingga Nusa Tenggara. Langkah ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan barang dan kebutuhan pasar tanpa merugikan para petani. Dengan menambah stok di pasar induk yang menjadi barometer harga nasional, diharapkan harga di tingkat pengecer wilayah Jabodetabek dapat segera turun dan kembali terjangkau oleh masyarakat luas.

Menteri Pertanian menekankan bahwa stabilitas harga pangan merupakan prioritas utama, terutama untuk memastikan petani tetap mendapatkan keuntungan yang adil sementara konsumen tidak terbebani oleh harga tinggi. Melalui pengawasan harian dan koordinasi lintas daerah, pemerintah berkomitmen untuk menjaga kelancaran arus distribusi komoditas pangan strategis ini. Gerakan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha tani dalam melindungi kepentingan seluruh lapisan masyarakat dari gejolak harga pangan. Dikutip dari Antaranews.com