Tito Karnavian: Indonesia Punya Potensi Menjadi Negara Maju pada 2045

Tito Karnavian: Indonesia Punya Potensi Menjadi Negara Maju pada 2045

Palembang — Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua MWA Universitas Sriwijaya, Tito Karnavian, menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara dominan dan maju pada 2045, atau yang dikenal sebagai Indonesia Emas 2045.

Menurut Tito, Indonesia memiliki modal strategis yang kuat, mulai dari jumlah penduduk yang besar, wilayah luas, hingga kekayaan sumber daya alam. Selain itu, posisi geografis Indonesia yang strategis antara dua benua dan dua samudra membuat negara ini berada di jalur perdagangan global yang vital.

“Kalau kita letakkan peta Indonesia di atas peta Eropa, wilayahnya membentang dari Prancis hingga Turki. Dibandingkan dengan Amerika Serikat, bentangannya setara dari San Francisco hingga New York. Ini potensi luar biasa yang sering kali tidak kita sadari,” ujar Tito dalam orasi ilmiah pada Dies Natalis ke-65 Universitas Sriwijaya, Palembang.

Tito menekankan bahwa bonus demografi harus dikelola dengan baik agar menjadi tenaga kerja produktif, bukan beban. Data menunjukkan angkatan kerja produktif Indonesia mencapai 68,95 persen, dengan tingkat pengangguran 4,91 persen, gini ratio 0,375, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 76,02.

“Negara maju tidak hanya bertumpu pada kekayaan SDA, melainkan pada kualitas SDM. Pendidikan dan inovasi adalah kunci. Perguruan tinggi harus menjadi pusat lahirnya SDM unggul melalui tenaga pendidik berkualitas dan tridharma perguruan tinggi yang relevan,” tegas Tito.

Hasil kajian lembaga internasional seperti World Bank dan McKinsey memperkuat optimisme ini, menilai Indonesia berpeluang keluar dari middle income trap dan menjadi negara berpenghasilan tinggi pada 2045, jika pengelolaan SDM dan fiskal dilakukan secara optimal.Dikutip dari antaranews.com