Kementerian Imipas Fokus Transformasi SDM Terintegrasi AI untuk Era Digital

Kementerian Imipas Fokus Transformasi SDM Terintegrasi AI untuk Era Digital

Jakarta – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) memperkuat transformasi sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung perubahan organisasi dan peningkatan layanan publik. Dengan 65.422 pegawai, kementerian menghadapi tantangan adaptasi terhadap perkembangan teknologi, dinamika global, dan kebutuhan kompetensi yang semakin kompleks.

Pola pelatihan sebelumnya berjalan secara konvensional dan terpisah antar unit, sehingga belum optimal untuk memenuhi tuntutan jabatan di bidang keimigrasian dan pemasyarakatan. Hal ini berpotensi menimbulkan ketimpangan kapasitas SDM dan menurunkan produktivitas kelembagaan.

Untuk mengatasi hal tersebut, kementerian mengembangkan inisiatif bernama IMIPAS Talent Corporation, yang menjadi induk seluruh agenda transformasi SDM dan tata kelola pembelajaran aparatur terintegrasi berbasis teknologi modern. Regulasi terbaru melalui Keputusan Menteri Imipas Nomor M.IP-5.SM.01.02 Tahun 2025 menjadi dasar hukum penerapan sistem pembelajaran terpadu, termasuk Corporate University dan pengembangan kompetensi yang terukur.

Selain itu, kementerian meluncurkan IMIPAS Learning Center (ILC), platform digital berbasis Artificial Intelligence yang memungkinkan pembelajaran fleksibel, personal, dan terintegrasi dengan manajemen pengetahuan serta pemetaan kompetensi pegawai. Kurikulum pelatihan kini disusun berbasis kompetensi, disertai modul, metode, dan evaluasi untuk menutup gap kompetensi secara tepat sasaran, serta dilengkapi skema sertifikasi untuk memastikan standar kompetensi yang kredibel.

Transformasi SDM ini diharapkan meningkatkan kapasitas pegawai, mempercepat adaptasi organisasi terhadap perubahan, dan mendukung layanan publik yang lebih profesional serta modern. Dikutip dari RRI.co.id