Jasa Raharja Bojonegoro Hadiri Koordinasi Pra Persiapan Operasi Ketupat Semeru 2026 

Jasa Raharja Bojonegoro Hadiri Koordinasi Pra Persiapan Operasi Ketupat Semeru 2026 

Bojonegoro– Dalam rangka persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, Jasa Raharja Bojonegoro menghadiri rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Satlantas Polres Bojonegoro.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Kasat Lantas Polres Bojonegoro, Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, serta Kepala Cabang Jasa Raharja Bojonegoro. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah dan strategi pengamanan lalu lintas menjelang dan selama periode arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 H.

Dalam rapat koordinasi tersebut, para peserta membahas kesiapan pengamanan jalan, khususnya pada jalur utama, kawasan pusat aktivitas masyarakat, serta titik-titik rawan kecelakaan dan kemacetan di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Pertukaran data dan informasi antarinstansi diharapkan dapat mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan tepat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.

Selain aspek teknis dan infrastruktur, rapat koordinasi juga menekankan pentingnya pengendalian faktor manusia melalui peningkatan edukasi dan imbauan keselamatan kepada masyarakat. Kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta kewaspadaan dalam berkendara menjadi fokus utama dalam menekan potensi kecelakaan selama masa mudik Lebaran.

Hasil rapat koordinasi menghasilkan sejumlah kesepakatan dan rekomendasi pengamanan yang akan ditindaklanjuti oleh masing-masing instansi sesuai dengan tugas dan kewenangannya, sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 di Kabupaten Bojonegoro dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

Sebagai badan yang bertugas memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya penguatan keselamatan jalan selama periode mudik dan balik Idulfitri. Selain memastikan pelayanan santunan yang cepat dan tepat, Jasa Raharja juga aktif berperan dalam upaya preventif melalui koordinasi lintas sektor dan kegiatan edukasi keselamatan kepada masyarakat.