Film “Monster Pabrik Rambut” Diharapkan Bawa Standar Baru di Industri Horor Tanah Air

Film “Monster Pabrik Rambut” Diharapkan Bawa Standar Baru di Industri Horor Tanah Air

Jakarta – Film Monster Pabrik Rambut yang tayang perdana di ajang Berlinale Special Midnight 2026 diharapkan menjadi pilihan baru yang menyegarkan bagi pencinta genre horor di Indonesia. Aktor Iqbaal Ramadhan mengungkapkan bahwa film ini hadir dengan konsep horor fantasi yang bertujuan untuk menghibur sekaligus memberikan kesan mendalam bagi penonton setelah meninggalkan bioskop. Kehadiran film ini di festival internasional tersebut menjadi bukti kualitas narasi yang ditawarkan dalam persaingan sinema global.

Sutradara Edwin menjelaskan bahwa film ini tidak menggunakan sosok hantu konvensional seperti kebanyakan film horor lokal, melainkan menciptakan suasana mencekam melalui kisah surealis dan komedi gelap. Terinspirasi dari gaya penceritaan Jordan Peele, Edwin menggunakan latar pabrik rambut untuk menyisipkan kritik tajam terhadap praktik kapitalisme dan eksploitasi tenaga kerja. Melalui pendekatan ini, kengerian yang dihadirkan bersumber dari realitas kehidupan sehari-hari dan sistem kerja yang dinilai tidak manusiawi.

Proyek ini merupakan hasil kolaborasi internasional antara Indonesia, Singapura, Jepang, Jerman, dan Prancis dengan naskah yang digarap bersama novelis Eka Kurniawan. Selain dibintangi oleh Rachel Amanda dan Lutesha, film ini menonjol karena eksplorasinya terhadap ekosistem kerja yang beracun di dalam pabrik. Dengan perpaduan elemen sosial dan horor eksperimental, Monster Pabrik Rambut diharapkan mampu mendobrak tradisi genre horor nasional dan memicu diskusi kritis di kalangan penonton. Dikutip dari Antaranews.com