Jakarta – Perum Damri secara resmi menyiagakan sedikitnya 1.800 unit bus untuk melayani kebutuhan mobilitas masyarakat pada periode angkutan Lebaran 2026. Dengan kesiapan armada tersebut, operator transportasi darat nasional ini memproyeksikan dapat melayani sekitar 2,7 juta pelanggan yang akan melakukan perjalanan mudik ke berbagai wilayah di Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mengantisipasi lonjakan permintaan layanan transportasi umum yang rutin terjadi setiap tahun menjelang hari raya.
Vice President Operasional dan Keselamatan Damri, Wahyu Susilo, menjelaskan bahwa dalam kondisi operasional harian selama masa angkutan Lebaran, Damri akan mengerahkan rata-rata 1.582 armada. Namun, jumlah tersebut akan ditingkatkan hingga mencapai kapasitas maksimal 1.800 unit pada saat memasuki puncak arus mudik. Selain melayani rute reguler, Damri juga aktif berpartisipasi dalam program mudik gratis yang diselenggarakan oleh pemerintah dan BUMN sebagai upaya mengurangi kepadatan kendaraan pribadi serta meningkatkan keselamatan di jalan raya.
Beberapa rute favorit yang diperkirakan mengalami lonjakan penumpang signifikan mencakup perjalanan dari Jakarta menuju Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Lampung, hingga berbagai kota besar di Pulau Sumatera. Tidak hanya pada sektor antarkota, peningkatan volume pelanggan juga diprediksi terjadi pada layanan angkutan bandara. Untuk menjamin aspek keamanan, Damri memastikan seluruh armada telah melewati proses pemeriksaan kelaikan jalan atau ramp check secara menyeluruh guna meminimalkan risiko gangguan operasional dan memberikan kenyamanan maksimal bagi para pemudik. Dikutip dari Antaranews.com
