KAI Batalkan 19 Perjalanan Kereta Api, Posko Darurat Beroperasi 2 Minggu

KAI Batalkan 19 Perjalanan Kereta Api, Posko Darurat Beroperasi 2 Minggu

BEKASI – PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi membatalkan 19 jadwal perjalanan kereta api pada Selasa (28/4/2026) menyusul proses evakuasi dan perbaikan jalur di wilayah Bekasi Timur. Akibat insiden ini, KAI menyiagakan dua posko tanggap darurat di Stasiun Bekasi Timur dan Stasiun Gambir selama dua minggu ke depan untuk melayani kebutuhan informasi keluarga korban. Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengonfirmasi bahwa seluruh korban, termasuk 14 orang yang meninggal dunia dan 84 korban luka, akan mendapatkan jaminan asuransi kesehatan serta biaya pemakaman sepenuhnya.

Presiden RI Prabowo Subianto meninjau langsung para korban di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid untuk memastikan pelayanan medis berjalan maksimal. Dalam kunjungannya, Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan segera melakukan investigasi menyeluruh guna memperbaiki standar keselamatan perkeretaapian nasional. Senada dengan hal tersebut, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan akan melakukan peninjauan ulang terhadap sistem keamanan transportasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Saat ini, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tengah mengumpulkan fakta autentik di lapangan untuk menyusun laporan investigasi yang transparan dan objektif. Sementara itu, operasional di lokasi kejadian masih ditutup untuk pelayanan penumpang karena jalur hulu sedang dalam tahap perbaikan teknis. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan jadwal ini dan memastikan bahwa KAI terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat pemulihan jalur serta memberikan informasi terkini kepada masyarakat. Dikutip dari RRI.co.id