Kemkomdigi Targetkan 1.000 Titik Kampung Internet Baru hingga ke Pelosok Desa

Kemkomdigi Targetkan 1.000 Titik Kampung Internet Baru hingga ke Pelosok Desa

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menargetkan penambahan 1.000 titik akses internet pita lebar tetap (fixed broadband) melalui program Kampung Internet pada tahun 2026. Ketua Tim Akselerasi Infrastruktur Fixed Broadband Kemkomdigi, Singgih Yuniawan, menjelaskan bahwa penambahan ini bertujuan untuk memperluas konektivitas digital hingga ke wilayah pelosok desa, melanjutkan capaian 1.282 titik yang telah dibangun pada tahun sebelumnya. Dengan ekspansi ini, total titik Kampung Internet di seluruh Indonesia diproyeksikan mencapai 2.282 lokasi guna memastikan akses informasi yang lebih merata bagi masyarakat pedesaan.

Fokus pembangunan tahun ini diarahkan pada sejumlah daerah yang masih minim infrastruktur fiber optik, seperti Sumatra Barat, Sumatra Utara, Kabupaten Kupang, Maluku Utara, dan Gorontalo. Pemilihan lokasi dilakukan melalui pemetaan digital yang ketat dan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Sebelum pembangunan dimulai, tim Kemkomdigi akan melakukan survei lapangan guna memvalidasi data wilayah yang benar-benar belum terjangkau jaringan internet tetap, sehingga pembangunan infrastruktur baru ini tidak tumpang tindih dengan jaringan yang sudah ada.

Untuk menarik minat operator swasta masuk ke wilayah terpencil, pemerintah menyiapkan skema insentif khusus berupa subsidi layanan pada tahun pertama operasional. Strategi ini dijalankan melalui kolaborasi bersama asosiasi industri seperti Apjatel dan APJII sebagai stimulus bagi penyedia layanan internet untuk membuka jaringan di area yang memiliki ketidakpastian jumlah pelanggan. Program Kampung Internet diharapkan tidak hanya memutus kesenjangan digital, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kreatif dan optimalisasi layanan publik berbasis digital di tingkat desa di seluruh Indonesia. Dikutip dari RRI.co.id