OJK Nilai Investor Domestik Tak Terpengaruh Sentimen Negatif Global

OJK Nilai Investor Domestik Tak Terpengaruh Sentimen Negatif Global

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pasar saham domestik tetap menunjukkan resiliensi yang kuat di tengah eskalasi konflik geopolitik Timur Tengah. Hingga Selasa (10/3/2026), OJK memastikan tidak ada kepanikan berlebihan dari para pelaku pasar, dengan indikator utama berupa aliran modal asing yang tetap mengalir deras ke Bursa Efek Indonesia (BEI).

Anggota Dewan Komisioner OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belakangan ini hanyalah bentuk penyesuaian harga terhadap dinamika ekonomi global. Data OJK mencatat investor asing melakukan pembelian bersih (net buy) senilai Rp3,3 triliun hingga 10 Maret 2026. Selain itu, rata-rata nilai transaksi harian meroket hingga Rp30 triliun, atau naik 65,31 persen secara tahun berjalan (year to date), menandakan likuiditas pasar yang sangat sehat.

Meski pasar stabil, OJK tetap menyiagakan instrumen kebijakan stabilisasi, seperti izin buyback saham tanpa RUPS dan larangan short selling. Hasan menegaskan bahwa infrastruktur kebijakan yang ada saat ini masih mumpuni untuk meredam volatilitas tanpa perlu pengetatan tambahan. Kepercayaan investor internasional terhadap fundamental ekonomi Indonesia menjadi kunci utama yang menjaga pasar modal tetap kondusif di tengah tekanan global. Dikutip dari Antaranews.com