Jakarta – Video konvoi kendaraan taktis milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, mendadak viral di media sosial. Munculnya video tersebut sempat memicu spekulasi liar di kalangan netizen, bahkan ada yang mengaitkannya dengan isu status “Siaga 1” akibat meningkatnya konflik global. Namun, pihak istana melalui Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) segera memberikan klarifikasi untuk menenangkan publik.
Kepala Bappisus, Aris Marsudiyanto, menegaskan bahwa kehadiran personel dan kendaraan militer di jantung ibu kota tersebut merupakan prosedur standar pengamanan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Aris menjelaskan bahwa pergerakan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akan melaksanakan tradisi mudik ke kampung halaman. Selain pengamanan, pemerintah juga telah berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk memastikan kesiapan infrastruktur pendukung mobilitas Lebaran 2026.
Terkait isu status “Siaga 1” yang sempat mencuat, Aris menyebut bahwa arahan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto merupakan langkah rutin sesuai Standard Operating Procedure (SOP) setiap kali menghadapi libur panjang nasional. Hal ini dilakukan demi menjaga kondusivitas wilayah di seluruh Indonesia agar tetap stabil selama masa Angkutan Lebaran. Masyarakat diimbau untuk tidak terpancing narasi yang meresahkan dan tetap fokus pada persiapan mudik dengan aman dan nyaman. Dikutip dari Okezone.com
