NASA Ungkap Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Gepeng

NASA Ungkap Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Gepeng

Washington – Data terbaru dari misi Juno NASA menunjukkan bahwa Jupiter memiliki dimensi yang sedikit berbeda dari perkiraan sebelumnya. Melalui analisis mendalam terhadap tiga belas lintasan terbang dekat, ditemukan bahwa planet raksasa ini sebenarnya lebih kecil sekitar delapan kilometer di wilayah khatulistiwa. Selain itu, bagian kutubnya diketahui lebih datar atau gepeng dengan selisih mencapai dua puluh empat kilometer dibandingkan perhitungan lama.

Penemuan ini berhasil dilakukan berkat teknik okkultasi radio yang digunakan untuk menembus lapisan atmosfer Jupiter yang sangat tebal dan tidak tembus pandang. Wahana Juno mengirimkan sinyal radio ke pusat kendali di Bumi, di mana perubahan frekuensi sinyal tersebut dipelajari saat melewati gas-gas di ionosfer planet. Metode ini memungkinkan para ilmuwan untuk menghitung tingkat kepadatan, suhu, dan tekanan atmosfer pada kedalaman yang sebelumnya sulit dijangkau.

Hasil pengukuran jari-jari yang lebih akurat ini memiliki peran penting bagi dunia astronomi lebih luas, tidak hanya untuk memahami tata surya kita sendiri. Ukuran Jupiter yang presisi digunakan sebagai standar kalibrasi utama bagi para peneliti dalam memodelkan planet-planet gas di sistem bintang lain. Pemahaman yang lebih baik mengenai bentuk fisik Jupiter akan sangat membantu astronot dalam menganalisis data eksoplanet yang terdeteksi melintas di depan bintang induk mereka. Dikutip dari RRI.co.id