Komisi VII DPR RI menyalurkan bantuan senilai Rp500 juta untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian negara agar masyarakat terdampak bisa segera bangkit. Format kunjungan kerja reses kali ini diubah secara khusus untuk fokus pada penanganan kondisi darurat dan pemulihan ekonomi warga.
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menekankan bahwa pemulihan UMKM harus dilakukan secara menyeluruh, mencakup perbaikan infrastruktur serta pendampingan berkelanjutan. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VII Chusnunia Chalim dan Anggota Komisi VII Bane Raja Manalu mengingatkan bahwa UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah yang paling cepat terdampak bencana, sehingga akses bantuan modal sangat krusial agar roda ekonomi lokal kembali bergerak.
Selain menyerahkan bantuan, para anggota legislatif juga berdialog dengan pemerintah daerah untuk menyerap aspirasi pemulihan pascabencana. Berdasarkan laporan hasil kunjungan, kerusakan infrastruktur dan sektor ekonomi di Padang Pariaman diperkirakan menelan kerugian hingga Rp2 triliun. Melalui aksi ini, DPR RI berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para pelaku usaha dalam memulai kembali aktivitas ekonominya. Dikutip dari Antaranews.com
