Jakarta – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menyatakan komitmennya untuk mendukung terwujudnya lumbung pangan nasional melalui penyediaan lahan, penguatan sumber daya manusia (SDM) transmigran, serta pengembangan pangan alternatif. Langkah ini menjadi bagian dari sinergi antar kementerian dan lembaga dalam mendukung program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan.
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menjelaskan bahwa lahan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) transmigrasi dan SDM petani transmigran memiliki potensi besar untuk mendukung peningkatan produksi pangan nasional. Kementrans juga mendorong pengelolaan sarana pertanian seperti alat dan mesin pertanian (alsintan) agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dengan dukungan pemeliharaan yang memadai.
Selain peningkatan produksi, Kementrans menekankan pentingnya diversifikasi pangan untuk menghadapi tantangan keterbatasan lahan dan pertumbuhan penduduk. Pemerintah mengembangkan komoditas alternatif seperti ubi jalar serta memastikan pembangunan sektor pangan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan, efisiensi sumber daya, dan ketahanan pangan jangka panjang. Dikutip dari RRI.co.id
