Jakarta – Pemerintah menegaskan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita tetap berada di angka Rp15.700 per liter dan hingga saat ini belum ada rencana kenaikan harga. Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa fokus pemerintah saat ini bukan pada penyesuaian harga, melainkan memperkuat distribusi Minyakita agar semakin mudah dijangkau masyarakat, terutama di pasar-pasar rakyat di seluruh Indonesia.
Untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga minyak goreng rakyat tersebut, pemerintah menggandeng BUMN pangan seperti Perum Bulog dan ID FOOD dalam memperluas jaringan distribusi. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan pasokan Minyakita di berbagai daerah sekaligus menjaga stabilitas harga di tengah kebutuhan masyarakat yang terus meningkat. Pemerintah juga memastikan distribusi berjalan lebih efektif agar produk dapat tersedia secara merata.
Selain memperkuat distribusi Minyakita, pemerintah mendorong produsen meningkatkan produksi minyak goreng merek alternatif atau second brand sebagai pilihan tambahan bagi masyarakat. Ketersediaan minyak goreng dengan harga terjangkau di pasar rakyat diharapkan semakin beragam sehingga konsumen memiliki lebih banyak pilihan. Dengan strategi tersebut, pemerintah optimistis kebutuhan minyak goreng nasional tetap terpenuhi sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Dikutip dari Antaranews.com
